Jokowi di Pinggir Bendung Tirtonadi -->

Jokowi di Pinggir Bendung Tirtonadi

Rabu, 23 Maret 2022,


Jokowi di Pinggir Bendung Tirtonadi


Oleh Agung Marsudi


HARI INI Goenawan Muhammad membuat catatan tentang Putin. Berjudul "Putin Di Antara Puing".


Putin lahir di tengah puing dan tumbuh dengan puing. Mungkin ia sedang terjerumus ke dalam puing yang lain lagi.


Leadnya renyah.


Lalu saya ikutan membuat catatan tentang Jokowi. Berjudul "Jokowi di Pinggir Bendung Tirtonadi"


Ia lahir dan besar di Solo, orangnya sederhana, karir politiknya melejit, ia terpilih menjadi walikota. Ia gubernur, ia presiden. Ia Indonesia.


Lima tahun pertama pemerintahannya, terasa. Blusukannya menusuk. Gaya kepemimpinannya berbeda. Lima tahun kedua, diuji dengan pandemi. Istilah, sebagai petugas partai menjadi ikonik.  


Kabinetnya seperti orkestra partai politik, akustik, asik. Meski ada opung, masih nampak panik, kalau dikritik. Menteri-menteri wanitanya justru nampak perkasa.


Tentang ekonomi, tak usah dibahas. Semua sudah mengerti. Yang penting kini, soal pindah ibukota. Seperti Pramuka, para gubernur sudah diajak kemah bersama. Itulah legacy, benih yang baru disemai. Cita rasa demokrasi perjuangan. "Ojo pedhot, oyote".


Lalu apa hubungannya dengan Bendung Tirtonadi?


Saya yakin, Pak Jokowi taat konstitusi. Tiga periode itu hanya isu. Memperpanjang masa jabatan, hanya politik igauan. Ia membaca bahasa, Bu Mega.


Setelah selesai pengabdian, saya yakin beliau akan pulang ke Solo. Ngaso di pinggir Bendung Tirtonadi, yang ekso, menikmati sinar matahari pagi, dari timur, di balik punggung gunung Lawu yang gagah. Lalu, ia manembah.


"Wolo wolo kuwato" widodo nir ing sambekolo.





TerPopuler