"INI BUS LO!" -->

"INI BUS LO!"

Selasa, 19 April 2022,


"INI BUS LO!"


Oleh Agung Marsudi


KOALISI adalah persetubuhan parpol suka sama suka, tapi tidak sejiwa. Ia bisa bersatwa kapan saja, tapi tidak bersenyawa. Seperti arem-arem, enaknya tergantung isinya. Kepentingannya.


Katanya, yang abadi adalah kepentingan. Karenanya koalisi disamping penting tapi juga berbahaya. Roda pemerintahan boleh jadi berjalan tidak semestinya, saking alotnya rebutan tali, yang bisa ditarik dan diulur. Persenyawaannya tak bisa diukur, meski nampak akur.


Dan Tsamara pun menyatakan keluar dari PSI, dan bilang, "Politik dan partai adalah salah satu jalan paling masuk akal membawa perubahan dalam skala besar". Lalu kenapa ia keluar?


"Saya usul pemilu ditunda demi menolong Ma'ruf Amin," ujar Cak Imin.


Di medsos Jokowi pamer jalan tol. Indonesia adalah negara besar, tak cukup hanya diurus seorang Binsar. Lalu, wajar jika mahasiswa bilang, "Ini bus, Lo!" Bukan omnibus law.


Di era kepak sayap oligarki, menjadi menteri itu jatah. Maka isu halu tunda pemilu, sebenarnya uji nyali anggota partai koalisi. Loyal atau nakal?


Politik kita, masih sekitar banteng, pohon beringin, dan Ka'bah. Banteng tak mungkin mengelilingi Ka'bah, di bawah pohon beringin. Dan itu bukan kegaduhan semantik.



Yogya, 19 April 2022





TerPopuler