Bamsoet Meracau Di Republik Galau

Translate

LEAD

JAM DIGITAL

MON

JASA PENGAMANAN

Print Friendly and PDF

Bamsoet Meracau Di Republik Galau



Bamsoet Meracau Di Republik Galau

 

Oleh: Agung Marsudi

 

BEGITU Bamsoet menyinggung amandemen, mendadak saya tersinggung, dan jadi sentimen. Betapa tidak beberapa hari terakhir saya lagi asik-asiknya baca buku lamanya Bamsoet berjudul "Republik Galau".

 

Seandainya Bamsoet mengerti bahasa Melayu "bedelau" pasti saya senang, sehingga saya tak memilih diksi "meracau"

 

Kalau MPR RI di bawah Tuan Bambang Soesatyo mau "Bedelau" ini saatnya. Karena Tuanlah yang kini sedang memegang "Cenderasa". Cencang dua segerai, sekali jalan dua pekerjaan selesai.

 

Sebab soalnya bukan pada masalah Pokok-Pokok Haluan Negara (PPHN) tapi "itikad baik" MPR RI mau dipertaruhkan pada siapa.

 

"Nyaris tak pernah politik menampakkan wajah tunggal. Semuanya bergantung pada siapa aktor yang bermain" (Legitimasi Negara Terkikis, Republik Galau, Bambang Soesatyo, 2012)

 

Baru-baru ini, Tuan Bambang menyebut, "UUD 1945 memang bukanlah kitab suci, karenanya tak boleh dianggap tabu jika ada kehendak melakukan penyempurnaan. Secara alamiah konstitusi akan terus berkembang sesuai dinamika masyarakat"

 

Tapi Tuan Bambang harus ingat, sejak 10 Agustus 2002 MPR RI periode 1999 - 2004 dengan Ketua Amien Rais memberlakukan UUD'45 palsu meski tidak ada satu produk hukumpun yang mengesahkannya. Sementara UUD'45 asli yang ditetapkan oleh PPKI pada tanggal 18 Agustus 1945 tidak pernah dicabut oleh satu produk hukumpun.

 

Oleh reformasi, konstitusi asli diganti imitasi. Bab hilang, pasal-pasal dihapus dan diganti. Dua puluh tahun bangsa ditipu dengan UUD palsu.

 

Di tangan Tuan Bambang, MPR RI akan "bedelau" ketika Tuan menyerahkan kehormatan pada yang berhak. Beri laluan rakyat untuk bersidang. Menentukan nasibnya sendiri ke masa depan.

 

Itulah sejatinya haluan.

 

*) BEDELAU (Bahasa Melayu): Kata ini belum masuk ke KBBI. Kata dasar: Delau. Artinya: Kinclong sekali, cantik sekali (mengkilat), keren banget.