Komandan Pushidrosal Ajak Tingkatkan Sinergitas Antar Kelembagaan Maritim Pada Webinar HUT ke-43 BPPT

Translate

LEAD

JAM DIGITAL

MON

JASA PENGAMANAN

Print Friendly and PDF

Komandan Pushidrosal Ajak Tingkatkan Sinergitas Antar Kelembagaan Maritim Pada Webinar HUT ke-43 BPPT

 


NUSANTARAEXPRESS, JAKARTA - Tepatnya 21 Agustus 2021, Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) genap berusia 43 tahun sejak didirikan pada tahun 1978 oleh mendiang Prof. B. J. Habibie selaku founding father dari BPPT.

 

Dalam rangka memperingati HUT ke-43, Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT), menyelenggarakan Acara Webinar dengan Tema “Peran Teknologi Pemetaan Laut Dalam untuk Program Batimetri Nasional, Utilitas Bawah Laut dan Ekstensi Landas Kontinen Indonesia”.

 

Webinar ini menghadirkan beberapa pembicara, antara lain Komandan Pushidrosal Laksamana Madya TNI Dr. Agung Prasetiawan, M.A.P., Ir. Hengki Angkasawan (Direktur Kenavigasian Kemenhub RI), Ir. Anang Achmad Latif, M.Sc. (Direktur BAKTI-Kominfo), Ir. Yosef Dwi Sigit Purnomo, M.Si (Kepala Pusat Pemetaan Kelautan dan Lingkungan Pantai BIG), serta Ir. Muhammad Irfan, M.Eng (Perekayasa Madya-BPPT).

 


Sementara sebagai Keynote Speaker adalah Kepala Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) Dr. Ir. Hammam Riza, M.Sc, IPU dan Dr. Ir. Pamuji Lestari, M.Sc. (Plt. Dirjen Pengelolaan Ruang Laut-KKP).

 

Komandan Pushidrosal Laksamana Madya TNI Dr. Agung Prasetiawan, M.A.P sebagai salah satu narasumber dalam webinar menyampaikan materi paparan tentang peran, tugas dan fungsi Pushidrosal sebagai  lembaga hidrografi nasional dalam memberikan dukungan untuk keselamatan pelayaran dan kepentingan maritim nasional.

 

Pada kesempatan tersebut, Komandan Pushidrosal berharap agar kedepan seluruh stakeholder yang berkepentingan di bidang kemaritiman nasional untuk dapat meningkatkan sinergitas dalam rangka mencapai kemandirian teknologi survei pemetaan laut di Indonesia.  Sinergitas tersebut sangat diperlukan  dalam rangka turut mewujudkan Indonesia sebagai poros maritim dunia menuju Indonesia Emas  - 2045. [*]