Jelang Akhir Tahun, TNI AL Tetap Gelar Vaksinasi Massal COVID-19 di Penjaringan, Jakarta Utara -->

Jelang Akhir Tahun, TNI AL Tetap Gelar Vaksinasi Massal COVID-19 di Penjaringan, Jakarta Utara

Rabu, 29 Desember 2021,


NUSANTARAEXPRESS, JAKARTA - Menjelang akhir tahun 2021, TNI Angkatan Laut (TNI AL) dalam hal ini Pusat Hidro-Oseanografi TNI AL (Pushidrosal) kembali menggelar kegiatan sosial berupa Serbuan vaksinasi Covid-19 secara massal bagi masyarakat maritim bertempat di Kantor Kelurahan Penjaringan, RT. 021, RW.07, Kelurahan Penjaringan, Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara. Rabu (29/12).


Kegiatan vaksinasi massal yang digelar tersebut melayani masyarakat umum berusia antara 12-69 Tahun dan anak-anak usia 6-11 Tahun, dengan target 300 orang menggunakan jenis vaksin Sinovac Dosis 1 dan 2 serta Aztra Zeneca Dosis 1. 



Serbuan vaksinasi masyarakat  maritim Covid-19 merupakan perintah langsung Kepala Staf TNI Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Yudo Margono dan merupakan salah satu implementasi pengabdian TNI AL agar dapat secara langsung menyentuh masyarakat dan memberikan dampak positif bagi kesehatan rakyat Indonesia terutama di wilayah maritim Jakarta Utara.


Vaksinasi yang digelar diawali dengan pendaftaran, pengecekan suhu, pengukuran tekanan darah dan screening kesehatan sesuai standar Kemenkes RI. Bila tidak ditemukan masalah, peserta vaksinasi akan digiring menuju ke ruang vaksinasi untuk mendapatkan suntikan vaksin, dan observasi diakhiri dengan pembagian sertifikat vaksin yang langsung diserahkan.


Untuk serbuan kali ini Pushidrosal mengerahkan Tenaga Kesehatan (Nakes) sebanyak 12 Personel dari Dinas Kesehatan (Diskes) Pushidrosal serta dibantu oleh petugas dari Kelurahan Penjaringan untuk mengurus bagian administrasi.


Pelaksanaan vaksinasi dimulai dari pukul 08.00 wib hingga pukul 13.00 wib. Dari peserta yang terdaftar  sebanyak 255 orang, tercatat yang berhasil di vaksin sebanyak 250 orang, dengan rincian  213 orang dengan vaksin Sinovac dan  37 orang dengan vaksin Astra Zeneca. Sementara 5 orang tertunda divaksin  karena alasan kesehatan.


Selama kegiatan berlangsung hingga akhir, petugas vaksinasi dan para peserta vaksin tetap menjaga protokol kesehatan secara ketat. (*)

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

TerPopuler