PERMIGASTARA dan "Santun Sihombing Effect"

Translate

LEAD

JAM DIGITAL

MON

JASA PENGAMANAN

Print Friendly and PDF

PERMIGASTARA dan "Santun Sihombing Effect"



Baliho ucapan Nataru Permigastara di Simpang Rangau, Duri, Sabtu (25/12/2021)


Oleh Agung Marsudi

DUA BULAN terakhir nama Permigastara mulai riuh diperbincangkan, setelah Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional (DPN) Peri Akri melantik tiga pengurus kabupaten di provinsi Riau, mulai dari Bengkalis, Dumai dan Kabupaten Rokan Hilir.

Perkumpulan Pengusaha Migas, Energi Baru dan Terbarukan Nusantara, disingkat Permigastara, menarik karena menawarkan gagasan baru menjadi rumah besar energi Indonesia.

Santun Sihombing (70) Ketua DPK Permigastara kabupaten Bengkalis, periode 2021-2026 adalah sosok yang energik dan dikenal luas di dunia migas, khususnya di Riau. Mantan Chevron itu kini masih aktif sebagai Direktur PT Vadhana International. Komitmen dan kapasitasnya di dunia energi tidak diragukan lagi.

Di tangan dinginnya, Permigastara Bengkalis telah menyelesaikan dua agenda audiensi energi dengan Ketua DPRD Bengkalis H Khairul Umam dan Senator asal Riau Misharti di Pekanbaru.
Dua audiensi itu telah menambah spirit para stakeholder migas khususnya di kabupaten Bengkalis untuk tidak hanya meningkatkan produktivitas, tapi juga sinergitas. Mimpi Duri sebagai kota energi dan menjadi pusat pendidikan dan latihan migas nasional, adalah kerja-kerja nyata Permigastara Bengkalis ke depan.

Santun Sihombing, yang juga Ketua Ikatan Keluarga Batak Duri dan Sekitarnya (IKBDS) ini di berbagai forum resmi, tegas menyatakan keberpihakannya pada potensi dan kearifan lokal, sebagai kekuatan baru, membangun dunia keenergian nasional.

Pria berambut gondrong nyentrik ini tak bosan menyampaikan "sesuatu" yang bernilai dengan kata-kata yang memotivasi. "Seperti lirik lagu Bengawan Solo ciptaan Gesang: "air mengalir sampai jauh, akhirnya ke laut" Permigastara tidak ingin air itu dibiarkan begitu saja mengalir sampai jauh, sebelum memberi manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat, melalui teknologi energi baru terbarukan," tuturnya.

Apa yang digagasnya tentang pembangunan Bengkalis ke depan, saya menyebutnya sebagai "Santun Sihombing Effect" yang mendrive pemikiran dan sikap para pengusaha tentang Bengkalis baru di tengah "api biru" kayanya potensi energi baru dan terbarukan.