MASA BODO 2024-2026 Masa Perpanjangan Mabuk Kekuasaan -->

MASA BODO 2024-2026 Masa Perpanjangan Mabuk Kekuasaan

Jumat, 04 Maret 2022,


MASA BODO 2024-2026 Masa Perpanjangan Mabuk Kekuasaan


Oleh Agung Marsudi


HUJAN ia kata yang paling puitis ketika ditulis. Bahkan beberapa kata turunannya, deras, rintik, gerimis menghujam di nurani. 


Jum'at (4/3/2022), hujan deras membasahi bumi. Beruntung saya datang ke masjid di sebuah desa di Banyumas, sebelum hujan. Hingga dengan teduh, bisa melihat derasnya air, yang mengguyur beberapa ruas jalan, petak-petak sawah dan halaman.


Orang-orang berdatangan dengan payung-payung, dengan sarung diangkat hampir setinggi lutut. Takut air, takut basah. Tak beda. Lalu mereka masuk masjid, membentangkan sajadah, ruku' dan sujud. Sebagaimana para pendahulu ruku' dan sujud. Tak beda.


Saya bersandar di tiang, menunggu adzan berkumandang.


Di mimbar, khatib mengawali khutbah, dengan pujian untuk Tuhan pencipta semesta alam. Salam dan sholawat untuk Muhammad, Nabi dan rasulNya yang mulia.


Kemudian daripada itu:

"Semua kejadian itu ketentuan Allah. Terjadi, maka terjadilah," ujarnya.


Suara hujan yang jatuh di atap, seperti orkestra alam. Berkah dari langit ke bumi, dari tinggi ke rendah. Puisi air mengalir, bertuah.


Usai sholat, hujan reda, seperti tahu diri, memberi laluan manusia kembali bertebaran mencari rejeki. Sebab ketaatan itu yang membawa ke jalan kebaikan.


Sementara di belahan bumi lain, hujan airmata bertemu dengan airmata buaya, untuk memuluskan ambisi politik, pemerintahan berbasis masa jabatan. Tak malu pada anak dan cucu, hari gini masih suka mabuk dan mabuk-mabukan. Pesta topi miring kedudukan.


Masa Bodo 2024-2026. Masa perpanjangan mabuk kekuasaan.



Banyumas, 4 Februari 2022





TerPopuler