Dandim 0803/Madiun : Prajurit TNI Harus Serba Jago, Jago Beladiri, Jago Tembak Dan Disiplin

Translate

LEAD

JAM DIGITAL

Print Friendly and PDF

Dandim 0803/Madiun : Prajurit TNI Harus Serba Jago, Jago Beladiri, Jago Tembak Dan Disiplin

NUSANTARAEXPRESS, MADIUN - Anggota Kodim 0803/Madiun melaksanakan latihan menembak senjata ringan dan menembak pistol, di lapangan tembak Gunung Kendil Desa Pilangrejo, Kecamatan Wungu, Kabupaten Madiun, Rabu (19/6/2019).

Komandan Kodim 0803/Madiun Letkol Czi Nur Alam Sucipto, S.Sos., mengatakan, latihan ini dalam rangka memelihara dan meningkatkan kemampuan menembak senjata ringan maupun pistol para anggota Kodim 0803/Madiun.

“Latihan menembak senjata ringan (Latbakjatri) Triwulan II Tahun 2019 ini, dilakukan seluruh personel Kodim 0803/Madiun, baik Perwira, Bintara maupun Tamtama,” tegas Dandim.



“Latihan menembak dilakukan selama dua hari mulai hari ini hingga esok hari," terang Letkol Czi Nur Alam Sucipto,S,Sos.

Menurutnya, “Keahlian menembak merupakan kemampuan dasar yang harus dimiliki setiap prajurit. Latihan menembak merupakan satu program pembinaan latihan rutin Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD) yang dilaksanakan setiap tiga bulan (Triwulan)."

"Tujuan dilaksanakannya latihan menembak ini adalah untuk mengasah kemampuan, meningkatkan ketrampilan dan kemahiran prajurit dalam bidang menembak," jelas Letkol Czi Nur Alam Sucipto,S,Sos.

“Intinya, prajurit TNI itu harus serba jago, Jago beladiri, jago tembak dan disiplin, kita tunjukan,” katanya.

"Ikuti dan patuhi aturan-aturan ataupun protap-protap selama di lapangan tembak, sehingga pelaksanaan latihan dapat berjalan dengan aman," pungkas Dandim.

Perwira Seksi Operasi Kodim 0803/Madiun Kapten Inf Nanang Choirudin selaku Komandan Latihan (Danlat) menjelaskan, “Dalam latihan menembak tersebut para prajurit menggunakan dua jenis senjata, yaitu laras panjang dan laras pendek,” jelasnya.

“Untuk materi menembak senapan jarak 100 meter, yakni dengan sikap tiarap. Sedangkan latihan menembak pada jarak 25 meter memakai pistol, dengan sikap berdiri, menggegam pistol menggunakan kedua tangan,” paparnya.

Ia juga menekankan kepada seluruh prajurit untuk senantiasa menjaga faktor keamanan selama melaksanakan latihan. [*]