Serda Satria Cerdaskan Anak Bangsa Gadik Bahasa Indonesia di SD N 01 Perbatasan

Translate

LEAD

JAM DIGITAL

DESCRIPSION NE

NUSANTARAEXPRESS Sebagai sarana penyampaian informasi, juga berperan dalam proses percepatan interaksi antara berbagai elemen masyarakat dalam semua aspek sehingga mampu mendorong terwujudnya masyarakat yang berwawasan luas.

Print Friendly and PDF

Serda Satria Cerdaskan Anak Bangsa Gadik Bahasa Indonesia di SD N 01 Perbatasan


NUSANTARAEXPRESS, BADAU - Anggota Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonif 144/JY ikut mencerdaskan anak bangsa menjadi tenaga pendidik bahasa Indonesia di desa Badau kecamatan Badau kabupaten Kapuas hulu Kalbar.


Hal ini disampaikan Dansatgas Pamtas RI-Malaysia Letkol Inf Andri Suratman dalam keterangan tertulisnya di Pos Kotis Badau.Kamis (07/10/2021).


Keterbatasan tenaga pendidik yang ada di perbatasan tidak menjadi penghalang dan penghambat untuk mencerdaskan anak-anak SD N 01, seperti yang di lakukan oleh anggota Satgas Kami Pos mentari menjadi tenaga pendidik bahasa Indonesia, untuk mengajarkan tentang pentingnya memahami bahasa Indonesia bahwa di negara kita terdapat banyak keanekaragaman budaya,suku, pulau dan Bahasa.


Harapan nya anak-anak di perbatasan bisa menjadi generasi penerus bangsa yang cerdas dan berguna untuk di kemudian hari", ucapan nya.


Dikatakannya kepala sekolah SDN 01 Ujang, S.pd.", sebelum kegiatan belajar mengajar ini dari bapak satgas sudah berkoordinasi dengan kami selaku pihak sekolah dan mengucapkan terimakasih banyak atas bantuan dari bapak-bapak Satgas yang telah membantu kami sebagai tenaga pendidik,di sekolah kami memang kekurangan guru", Imbuhnya.


Serda Satria dan dua rekannya", kami membantu sekolah SDN 01 untuk mengajarkan materi Bahasa Indonesia yang sudah berkoordinasi dengan pihak sekolah, harapan nya anak sekolah yang kami didik ini bisa bertambah giat lagi dalam belajar dan dapat menambah wawasan kebangsaan", ujarnya.


Mencari ilmu pendidikan di usia dini gampang di cerna dan diterima dalam menerima pelajaran, kegiatan belajar mengajar ini selalu mengedepankan protokol kesehatan. (Pen Yonif 144/JY)