Anak dan Ibu yang Tewas Berpelukan Saat Erupsi Semeru

Translate

LEAD

JAM DIGITAL

MON

JASA PENGAMANAN

Print Friendly and PDF

Anak dan Ibu yang Tewas Berpelukan Saat Erupsi Semeru



NUSANTARAEXPRESS, JATIM - Erupsi Gunung Semeru beberapa hari yang lalu banyak merenggut nyawa, dalam evakuasi pada Minggu (5/12) ditemukan jenazah seorang anak dan ibunya dalam posisi berpelukan.


Seperti yang dilansir oleh detikcom, dua korban tersebut yakni Rumini (28) dan ibunya Salamah (70). Ibu dan anak ini warga Desa Curah Kobokan, Kecamatan Candipuro, Lumajang.

Identitas dua korban tersebut disampaikan oleh adik ipar Salamah, yaitu Legiman. Pada Minggu (5/12), Legiman mencari mereka usai erupsi.

Pagi itu, Legiman mencari kakak ipar dan keponakannya dengan membersihkan bongkahan tembok yang runtuh. Kemudian ia melihat tangan.

"Pagi kan saya cari kakak ipar sama ponakanku. Pas bongkar rontokan tembok dapur terus tangannya kelihatan dan langsung kami bersihkan," kata Legiman, Selasa (7/12/2021).

Jenazah ibu dan anak yang ditemukan dalam keadaan berpelukan itu langsung dibawa ke rumah Legiman. Kemudian segera dimakamkan. [Red]