Anak Sidorejo dan Linggatiga Tewas Tenggelam di Bekas Tanah Galian PT PAM -->

Anak Sidorejo dan Linggatiga Tewas Tenggelam di Bekas Tanah Galian PT PAM

Senin, 13 Desember 2021,



Dua Anak Tewas Tenggelam di Bekas Galian Excavator Lokasi Quarry PT PAM Kebun Sayur


NUSANTARAEXPRESS, LABUHANBARTU - Dua orang anak, bernama Muhammad Irpan Arikin (11) dan Bima Pohan (8) ditemukan tewas tenggelam di kolam bekas galian excavator di lokasi Quarry (penambangan tanah urug) PT Porsea Alam Mandiri (PAM) di Lingkungan Kebun Sayur, Kelurahan Sidorejo, Kecamatan Rantau Selatan, Kabupaten Labuhanbatu, Sumatera Utara (Sumut), Minggu sore (12/12/2021), sekira pukul 15.00 WIB. 



Informasi diperoleh di tempat kejadian perkara (TKP) menyebutkan, korban bernama Muhammad Irpan Arikin merupakan warga Lingkungan Kebun Sayur, Kelurahan Sidorejo, Kecamatan Rantau Selatan, dan Bima Pohan adalah warga Desa Linggatiga, Kecamatan Bilah Hulu, Kabupaten Labuhanbatu.


Kasat Reskrim Polres Labuhanbatu, Ajun Komisaris Polisi (AKP) Rusdi Marzuki SIK, yang dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp, mengatakan, kronologis kejadian bermula saat kedua korban bersama empat temannya sedang bermain sepeda di sekitar lokasi kejadian. 



Melihat ada kolam bekas galian excavator yang berisi air, kedua korban bersama empat temannya, Dafka (9), Putra (11), Brama (9), dan Risky (8) pun mendekati kolam tersebut. Kedua korban langsung melompat masuk ke dalam kolam berniat mandi-mandi. 


Namun, setelah melompat ke kolam, Muhammad Irpan Arikin dan Bima Pohan langsung tenggelam dan tak lagi muncul ke permukaan. 


Melihat hal itu, teman-teman korban pun sempat berusaha meminta pertolongan kepada pihak pengelola Quarry yang berada di lokasi.



Namun, nyawa Muhammad Irpan Arikin dan Bima Pohan tak dapat diselamatkan, meskipun telah dibawa ke Puskesmas Sigambal, Kecamatan Rantau Selatan untuk mendapatkan pertolongan medis. Pihak Puskesmas akhirnya menyatakan bahwa kedua korban telah meninggal dunia. 


"Kedua jenazah korban sudah dibawa pulang oleh pihak keluarga masing-masing untuk dikebumikan. Terhadap peristiwa ini, kami masih melakukan penyelidikan bang," kata Kasat Reskrim Polres Labuhanbatu, AKP Rusdi Marzuki SIK. (Tim)





TerPopuler