TAKBIR -->

TAKBIR

Senin, 02 Mei 2022,


TAKBIR


Oleh Agung Marsudi


ALLAHU AKBAR hari ini, hari fitri, takbir bergema di seluruh penjuru dunia. Dari lembah, dari gunung, dari alun-alun, di desa, di kota, umat Islam mengagungkan kebesaran Allah dengan hati, tiada henti.


LA ILAHA ILLAH hari ini, kesaksian akan keesaan Allah menggetarkan langit dan bumi. Keikhlasan diuji, di sanubari, dengan segala puji.


Hari ini, umat manusia berserah diri di hadapan yang Maha Suci. Berduyun-duyun hamba-hambaNya penuh gembira ke tanah lapang. Mensyiarkan keagungan mulianya kasih sayang.


Langit bumi cerah, matahari bersembunyi di balik segumpal awan seperti bulu-bulu domba putih, udara menghangatkan hati yang tawadlu'. Khusuk.


"Hamba Allah 50, hamba Allah 100, hamba Allah 50 sak semen, hamba Allah 200, tambah 50, tambah 200, hamba Allah 100, hamba Allah 300". Suara-suara itu, adalah kegembiraan dari hati ke hati, gerakan berbagi, membersihkan rejeki.


Apakah kita masih bisa bertemu dengan kelezatan puasa tahun depan?


Bulan penuh berkah, bulan di dalamnya turun Alquran, bulan di dalam ada kebaikan, malam seribu bulan. Ramadhan mengajarkan kita keikhlasan. Puncak pengabdian.


Mudik adalah titik.


Ramadhan mengajarkan kita "menahan". Merasakan, apa yang dirasakan saudara-saudara kita, yang biasa tak  makan. Apatah lagi menahan kekuasaan.


Kupu-kupu indah, sebelumnya adalah kepompong. Puasa mengajarkan, siapa kita? Puasa menggetarkan dunia seisinya. Allahu Akbar.



Duri, 2 Mei 2022





TerPopuler