NUSANTARAEXPRESS, TEMBAGAPURA, PAPUA - Penembakan di wilayah Camp Wini Kalikuluk, Tembagapura MP 69, Kab. Mimika, dilakukan oleh kelompok separatis bersenjata Organisasi Papua Merdeka (OPM) yang merupakan bagian dari anggota OPM pimpinan Guspi Waker. Insiden tersebut mengakibatkan seorang warga sipil perempuan berusia sekitar 12–15 tahun meninggal dunia akibat luka tembak. Selain itu, warga lainnya dilaporkan mengalami luka tembak pada bagian betis kaki kiri, saat ini masih dalam penanganan lebih lanjut, dan beberapa warga lainnya mengungsi ketempat yang lebih aman, Sabtu (9/5/26).
Sebelum kejadian, jajaran Tim Patroli TNI sedang melaksanakan kegiatan patroli pengamanan di wilayah MP 69, dan mendeteksi pergerakan mencurigakan melalui pemantauan drone. Pada saat masih melaksanakan pemantauan, personel Satgas TNI mendengar suara dua kali letusan senjata api dari arah Camp David di seberang sungai, yang di duga berasal dari kelompok OPM pimpinan Guspi Waker. Tidak lama kemudian, kelompok tersebut kembali melepaskan tembakan rentetan ke arah posisi personel yang sedang melaksanakan pengamanan di sekitar Camp Wini Kalikuluk.
Dalam situasi tersebut, personel Tim Patroli TNI tetap terus melakukan
pengamanan, dengan tetap mengutamakan keselamatan masyarakat, serta menghindari
area pemukiman warga, dan melaksanakan pengamanan secara terukur, yang
mengakibatkan kelompok OPM tersebut merasa terdesak dan melakukan tembakan
rentetan kearah masyarakat sipil. Kemudian saat melaksanakan pemeriksaan di
pinggiran Camp Wini, personel menemukan seorang warga perempuan dalam kondisi
terluka tembak di bagian bahu kiri dan segera melakukan tindakan evakuasi
menggunakan tandu menuju jalan poros MP 69. Namun, korban dinyatakan meninggal
dunia dalam perjalanan akibat luka yang dialami.
Kapen Koops TNI Habema, Letkol Inf M. Wirya Arthadiguna menyampaikan bahwa
Satgas TNI yang berada di lapangan terus mengutamakan keselamatan masyarakat
sipil dalam setiap pelaksanaan tugas pengamanan wilayah Papua. Tindakan yang
dilakukan personel sudah sesuai prosedur dan mengedepankan langkah terukur
untuk menghindari jatuhnya korban dari masyarakat sipil.
Berdasarkan keterangan salah satu korban luka bernama Irince Wandikbo, tembakan berasal dari arah Camp David di seberang sungai, saat warga sedang berkumpul bersama keluarga di dalam camp. Hingga saat ini, jajaran Satgas TNI Kewilayahan masih melaksanakan patroli pengamanan, dan pendalaman terkait aksi penembakan tersebut. TNI juga terus melakukan pemantauan terhadap aktivitas kelompok OPM pimpinan Guspi Waker yang diindikasi berupaya menunjukkan eksistensinya di wilayah Kalikuluk dan sekitarnya. (Koops TNI Habema)

.jpg)