Kapolri Resmikan 80 Jembatan Merah Putih Presisi di Riau, Total 110 Unit
Print Friendly and PDF
-->

CETAK BERITA

Print Friendly and PDF

Translate

Kapolri Resmikan 80 Jembatan Merah Putih Presisi di Riau, Total 110 Unit

Rabu, 08 Juli 2026,

 



NUSANTARAEXPRESS, DUMAI - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meresmikan 80 Jembatan Merah Putih Presisi Tahap II di Provinsi Riau, Selasa (7/7/2026). Peresmian yang dipusatkan di Kecamatan Dumai Selatan, Kota Dumai, tersebut menjadi salah satu agenda utama kunjungan kerja Kapolri dalam rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80.


Dengan rampungnya pembangunan tahap kedua ini, total Jembatan Merah Putih Presisi yang berhasil dibangun Polda Riau kini mencapai 110 unit, tersebar di berbagai kabupaten dan kota di Provinsi. Peresmian dan disambut dengan prosesi pemasangan tanjak sebagai bentuk penghormatan adat Melayu Riau. 


Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, tari persembahan, pembukaan acara, pembacaan doa, serta pemutaran video selayang pandang yang menampilkan perjalanan pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi di berbagai wilayah Provinsi Riau.


Dalam sambutannya, Kapolda Riau Irjen Herry Heryawan menyampaikan bahwa pembangunan 80 Jembatan Merah Putih Presisi bukan sekadar menghadirkan infrastruktur fisik, melainkan ikhtiar bersama untuk memperkuat keterhubungan sosial, memperluas akses masyarakat terhadap pelayanan publik, sekaligus membuka ruang pertumbuhan ekonomi yang lebih merata.


Kapolda menjelaskan, berbagai kajian menunjukkan bahwa kemajuan suatu daerah sangat ditentukan oleh kualitas konektivitas, tingkat kepercayaan sosial, serta kemampuan masyarakat membangun kerja sama kolektif. 




"Karena itu, pembangunan infrastruktur menjadi fondasi penting bagi tumbuhnya kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan," ujarnya.


Menurutnya, kebijakan Presiden Prabowo Subianto yang diimplementasikan oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo telah memberikan perspektif baru dalam pelaksanaan tugas kepolisian. 


Polri tidak hanya hadir sebagai institusi penegak hukum, tetapi juga menjadi bagian dari solusi atas berbagai persoalan masyarakat dengan memperkuat kohesi sosial, membangun modal sosial, serta menghadirkan pengabdian yang nyata.


Kapolri bersama rombongan tiba di lokasi peresmian dan disambut dengan prosesi pemasangan tanjak sebagai bentuk penghormatan adat Melayu Riau. 


Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, tari persembahan, pembukaan acara, pembacaan doa, serta pemutaran video selayang pandang yang menampilkan perjalanan pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi di berbagai wilayah Provinsi Riau.




Dalam sambutannya, Kapolda Riau Irjen Herry Heryawan menyampaikan bahwa pembangunan 80 Jembatan Merah Putih Presisi bukan sekadar menghadirkan infrastruktur fisik, melainkan ikhtiar bersama untuk memperkuat keterhubungan sosial, memperluas akses masyarakat terhadap pelayanan publik, sekaligus membuka ruang pertumbuhan ekonomi yang lebih merata

“Atas nama keluarga besar Polda Riau, kami menyampaikan rasa bangga dan terima kasih kepada Bapak Kapolri atas kepemimpinan, keteladanan, dan tunjuk ajar yang telah diberikan kepada kami. Dari beliau kami belajar bahwa keamanan lahir dari kepercayaan, kepercayaan melahirkan partisipasi, partisipasi melahirkan kolaborasi, dan kolaborasi akan melahirkan ketahanan sosial sebagai fondasi kemajuan masyarakat,” ujar Irjen Herry.


Irjen Herry Heryawan menegaskan, pemahaman tersebut menjadi pijakan Polda Riau dalam membangun 80 Jembatan Merah Putih Presisi yang dipersembahkan sebagai kado Hari Bhayangkara ke-80 untuk masyarakat Provinsi Riau.


Plt Gubernur Riau, Pangdam XIX/Tuanku Tambusai, pemerintah kabupaten dan kota, dunia usaha, para relawan, serta seluruh masyarakat yang telah bergotong royong mendukung pembangunan jembatan tersebut tuturnya. (Rilis-RD)


TerPopuler